9 Juni 2026

Bapenda Bandarlampung: Transaksi Tapping Box Selama Ramadan Tetap Stabil

Metropolis Selasa, 10 Märet 2026    RIFKI MARFUZI

Plh. Kepala Bapenda Kota Bandarlampung, Yusnadi Ferianto

Bandarlampung, LE - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandarlampung mencatat bahwa penggunaan tapping box pada sektor usaha makanan dan minuman selama bulan Ramadan 2026 tidak menunjukkan lonjakan signifikan. Transaksi tercatat cenderung stabil dan berada pada angka yang sama dengan hari-hari biasa.

Plh. Kepala Bapenda Kota Bandarlampung, Yusnadi Ferianto, mengungkapkan bahwa kondisi ini sangat dipengaruhi oleh perubahan aktivitas operasional restoran selama bulan puasa. Menurutnya, meskipun terjadi perubahan waktu kunjungan, volume transaksi secara keseluruhan tidak mengalami penurunan.

Baca juga: Sekdaprov Lampung Raih Penghargaan ASKOMPSI Digital Leadership Government...

"Selama Ramadan tidak ada peningkatan yang signifikan, hampir sama seperti hari biasa. Hal ini dikarenakan aktivitas restoran pada siang hari relatif sepi, di mana kebanyakan hanya melayani pesanan take away atau delivery. Keramaian baru mulai terlihat menjelang waktu berbuka puasa," kata Yusnadi pada Selasa (10/3/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagian besar restoran memang menyesuaikan jam operasionalnya dengan tidak melayani makan di tempat pada siang hari. Namun, pada waktu sahur dan berbuka puasa, transaksi kembali normal baik untuk layanan bawa pulang maupun makan di tempat. Pergeseran waktu inilah yang membuat akumulasi transaksi harian tetap terjaga.

Saat ini, Pemerintah Kota Bandarlampung telah menyiagakan sekitar 700 unit tapping box yang terpasang di berbagai restoran dan rumah makan. Alat tersebut berperan vital dalam merekam setiap transaksi usaha secara real-time sebagai dasar penghitungan pajak restoran yang transparan.

Baca juga: Program Nenemo Siap di Gerakan Kembali

Efektivitas penggunaan alat ini tercermin dari kontribusi pajak restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rata-rata, sektor ini menyumbangkan sekitar Rp13 miliar setiap bulannya ke kas daerah. Dengan sistem pemantauan yang stabil, Bapenda optimis target pendapatan daerah dari sektor kuliner dapat tercapai secara konsisten meskipun terdapat perubahan pola konsumsi masyarakat selama bulan suci. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com