Herman HN Bongkar Sindikat Pungli E-KTP

Metropolis Rabu, 24 Oktober 2018    adminLE

Walikota Bandarlampung, Herman HN berdialog dengan pelaku pungli E-KTP di lingkungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat, Rabu (24/10/2018). (Foto: rifki/LE-News)

Bandarlampung, LE - Sindikat pungutan liar (pungli) Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (disdukcapil) Kota Bandarlampung berhasil dibongkar langsung oleh Walikota setempat, Herman HN, Rabu (24/10/2018).

Terbongkarnya kasus pungli E-KTP tersebut berdasarkan banyaknya laporan dan keluhan masyarakat terkait, maraknya pungli E-KTP. "Saya sudah banyak terima laporan, sehingga saya bentuk tim investigasi untuk membuktikan kebenaran laporan itu," ungkap Herman, di Gedung Pelayanan Satu Atap.

Baca juga: Polsek Wayserdang Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah

Berdasarkan penyelidikan tim investigasi yang diturunkan, terbukti ada praktek percaloan yang melibatkan oknum pegawai disdukcapil. "Hasil laporan tim dan berdasarkan bukti video terungkap, ada oknum Disdukcapil yang terlibat dalam kasus percaloan ini," jelasnya.

Dia membeberkan, terduga pelakunya lima orang. Empat oknum pegawai Disdukcapil yang terdiri satu PNS, dua honorer dan satu pegawai Banpol PP yang diperbantukan di disdukcapil. Menurut dia, modus yang dilakukan para oknum itu menawarkan jasa pembuatan KTP-El dengan mahar uang sebesar Rp150-200 ribu.

"Jadi, oknum itu menawarkan uang jasa Rp150 ribu hingga Rp200ribu, jika warga ingin proses pembuatan E-KTP cepat selesai," jelas Herman.

Baca juga: Hamartoni Ahadist Terima Tim Penilai Nasional LSS-UKS

Atas dasar itu, Herman meminta empat oknum pegawai dan seorang warga ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. "Yang honorer saya minta dipecat langsung, dan yang PNS ditindak sesuai aturan oleh inspektorat," tegasnya.

Sementara, Kepala Disdukcapil Bandarlampung Zainudin mengatakan sangat terpukul atas insiden yang terjadi hari ini. "Bertahun- tahun saya membangun citra pelayanan yang baik di Disdukcapil ini, tapi hancur dalam satu hari akibat ulah oknum," keluhnya.

Ditemui di ruang kerjanya, Zainudin mengaku sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oknum bawahnnya tersebut.

Baca juga: Perpustakaan dan Kearsipan Perkuat P4

"Intinya, saya sangat mengapresiasi langkah tegas pak walikota dan akan segera menindaklanjuti instruksinya. Kita serahkan semuanya kepada Inspektorat dan BKD untuk memproses sanksi sesuai aturan yang berlaku," tandasnya. (rif)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Urip Sumoharjo No.88 Gunung Sulah, Wayhalim Bandar Lampung
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com